Showing posts with label DalamNegri. Show all posts
Showing posts with label DalamNegri. Show all posts

Taruna Muslim: Harry Tanoe Ketakutan Didatangi Tokoh Islam

DETIK ISLAMI - NEWS
Ketua Umum Taruna Muslim, Alfian Tanjung,  meminta umat Islam memberikan dorongan lebih kuat agar Miss World dibatalkan. Hal ini akibat sikap Harry Tanoe yang masih enggan untuk membatalkan Miss World.

“Tekanan harus makin kuat,  kita jadikan hari Jum’at sebagai penegasan untuk dibatalkan,” ujarnya kepada Islampos.com, Selasa (3/9) usai bertemu Harry Tanoe di kantor MNC.


Saat didatangi tokoh-tokoh Islam, Alfian menangkap ada perasaan grogi dalam diri Harry Tanoe. Indikasi itu terlihat dari cara bicara Harry Tanoe.

“Saya lihat dia grogi dan sangat takut kita datangi. Saat kita desak untuk membatalkan Miss World, berkali-kali dia bilang ‘Nanti kita bicarakan lagi, nanti kita musyawarahkan lagi, nanti kita konsultasikan lagi,’” paparnya yang ikut bersama 15 tokoh umat Islam.

Bagaimana jika sampai Jum’at Harry Tanoe masih bersikeras untuk melanjutkan kontes Miss World?

“Jika tetap dilaksanakan, maka jangan salahkan kami. Lu jual gue beli. Kita siap bakar SICC,” tegasnya.


Source : http://www.islampos.com/taruna-muslim-harry-tanoe-ketakutan-didatangi-tokoh-islam-76784/

Baru Tiba di Bandara, Peserta Miss World Sudah Telanjang

DETIK ISLAMI - NEWS 
Sebagian besar delegasi Miss World 2013 sudah tiba di Pulau Dewata, Bali. Total kontestan Miss World 2013 berjumlah 130 orang dari seluruh negara, saat ini sudah tiba sebanyak 101 delegasi. Para delegasi ini sudah berada di Bali sejak Senin (2/9/2013) untuk mengikuti berbagai acara yang telah disiapkan panitia.

Terkait masih maraknya penolakan ajang Miss World ini dari berbagai kalangan umat Islam, pihak panitia sejak awal telah memastikan bahwa ajang pamer aurat tidak akan ada.

"Kami anggap penolakan dari Majelis Ulama Indonesia itu sebagai warning bagi kami bahwa Miss World ini harus sesuai dengan kultur budaya keindonesiaan dan keagamaan yang dijunjung tinggi di Indonesia," ujar Corporate Secretary RCTI, Adjie S Soeratmadjie.

Namun pernyataan panitia tersebut bertolak belakang dengan kenyataan yang ada, ini terbukti dari salah satu peserta bernama Adriana dari Guatemala. Setiba di bandara, Adriana turun dari pesawat dengan berpakaian tapi telanjang hingga belahan dadanya terbuka lebar. Jelas pernyataan panitia yang menjamin semua peserta akan menjunjung tinggi nilai keagamaan yang mayoritas muslim di negeri ini langsung terbantahkan.

Terkait bagaimana perbedaaan cara pandang tentang wanita, Ustadz Iyus Khaerunnas selaku ketua Forum Umat Islam (FUI) Bogor menjelaskan bagaimana bedanya perlakuan terhadap kaum wanita menurut pandangan Islam dan barat.

"Cara menghormati perempuan antara Islam dengan barat itu sangat berbeda. Islam melihat sosok perempuan dengan kemuliaan menutup auratnya, kepatuhan dalam ibadah, keterjagaan dalam bersikap, kelembutan dalam perilaku, ketaatan kepada orangtua dan suami. Kecerdasan sebagai pendamping suami dan kesabaran dalam mendidik putra-putri menjadi generasi Islami. Inilah output pesan-pesan Alqur'an dan ajaran Nabi saw. Muslimah dididik menjadi sosok yang tertutup karena keterpeliharaannya dan terbuka karena kecerdasannya," papar Ustadz Iyus kepada Suara Islam Online.

"Sedangkan dalam pandangan barat, mereka memandang perempuan dengan pandangan terbuka. Hingga terbuka segala-galanya, pakaiannya, dan auratnya dilihat sebagai simbol keindahan. Padahal inilah simbol kebinatangan. Lenggak lenggok berjalan seperti punuk unta (kata Nabi), dengan sepatu berhak tinggi adalah simbol wanita profesional katanya, padahal simbol keterjajahan. Ideologi kapitalisme telah menjerat perempuan sebagai mahkluk cantik yang dipertontonkan, padahal sungguh (secara tidak sadar) itu adalah simbol penghinaan," tambahnya.

"Maka Miss World sesungguhnya simbol dari penjajahan budaya dan penghinaan terhadap kaum hawa yang digerakkan ideologi liberal," tegas Ustadz Iyus.

Jika baru tiba di bandara saja peserta Miss World sudah berani telanjang dan menghina kultur keagamaan negeri ini, bukan tidak mungkin hingga akhir bulan September ini selama di Indonesia ratusan peserta ajang maksiat tersebut akan menampilkan yang lebih berani dari itu.

Sumber : http://www.visimuslim.com/2013/09/baru-tiba-di-bandara-peserta-miss-world.html

Massa Umat Islam Tiba di Kantor MNC, Desak Bertemu Harry Tanoe

DETIK ISLAMI NEWS - DALAM NEGRI
SETELAH melakukan longmarch dari Bundaran HI, ribuan massa Forum Umat Islam tiba di kantor MNC di Kebon Sirih, Jakarta. Massa datang tepat pukul 14.45 WIB.

Kedatangan massa umat Islam langsung disambut ratusan Polisi yang berjaga-jaga di depan kantor MNC. Bahkan puluhan polisi berdiri dengan memakai tameng depan pintu masuk dalam kantor MNC.

Sikap aparat keamanan tersebut langsung mengundang reaksi Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath. Menurutnya, polisi sama saja melindungi Harry Tanoe sebagai otak dibalik ajang kemaksiatan.

“Sungguh anda sangat memalukan,” hardiknya.

MNC memberikan jatah 15 orang dari pihak umat Islam untuk menyampaikan aspirasinya. Namun, massa bersedia bertemu jika pihak MNC menghadirkan Harry Tanoesodibjo.

“Jika tidak ditemui Harry Tanoe, kami tidak mau masuk!” tandas Ketua DPD FPI Jawa Barat, Kyai Kohar.

( Sumber : Islampos.com )

Harry Tanoe Belum Batalkan Miss World, FUI Ancam Datangkan Jutaan Massa

DETIK ISLAMI NEWS - DALAM NEGRI
BELUM adanya keputusan Harry Tanoe untuk membatalkan Miss World, membuat Forum Umat Islam (FUI) bertekad kembali mendatangi kantor MNC, Jum’at ini (6/9/2013). FUI berencana mendatangkan jutaan massa agar desakan semakin kuat.

“Apa kalian siap mengajak 10 orang lainnya untuk aksi hari Jum’at?” tanya Sekjen  Muhammad Al Khaththath.

“Siap!” Sambut ratusan massa FUI di depan kantor MNC, Kebon Sirih, Jakarta.

Selain itu,  FUI juga menyerukan kepada umat Islam untuk mengumumkan aksi hari Jum’at melalui radio, TV, koran, Majelis Taklim dan sarana lainnya.

“Mari kita kepung kembali MNC pada hari Jum’at,” tegasnya yang disambut pekik takbir massa umat Islam.

( Sumber : Islampos.com )

Rusak Moral Dan Pamer Aurat, Umat Islam Bogor Tolak Miss World

Pernyataan Sikap Umat Islam Bogor untuk Menolak Acara Miss World 2013
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Sehubungan akan digelarnya acara Miss World 2013 pada 28 September mendatang di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor Jawa Barat, kami umat Islam Bogor pada khususnya dan kaum muslimin di Jawa Barat pada umumnya, sangat keberatan dengan diadakannya acara tersebut dan menilai dapat merusak moral dan tata nilai budaya kehidupan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim, dimana ajaran Islam memiliki aturan yang sangat rinci dalam mengatur segala aspek kehidupan khususnya dalam penampilan, etika dan kesopanan.
Miss World adalah kontes kecantikan yang dimulai di Inggris sejak tahun 1951 sebagai festival kontes bikini untuk menghormati pakaian renang yang baru diperkenalkan pada saat itu, tetapi disebut “Miss World” oleh media ketika itu. Dan sejak itulah Miss World digelar setiap tahun di berbagai negara. Dalam rangkaian acaranya, para wanita peserta Miss World diwajibkan untuk memakai bikini untuk mengumbar auratnya, sehingga semua peserta tidak bisa tidak harus melewati fase tersebut dan harus rela menampakkan aurat-auratnya.


Sungguh sangat jelas, bahwa acara Miss World sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang mewajibkan pemeluknya untuk menutup aurat. Adanya acara tersebut sangat melecehkan harkat, martabat dan harga diri kehormatan wanita karena harus mengumbar auratnya di depan umum.

Oleh karena itu, kami umat Islam Bogor yang terdiri dari para ulama, para umaro, para aktivis dakwah dari berbagai ormas dan lembaga Islam menyatakan:
1. Menolak dengan tegas acara Miss World 2013 baik di Bogor maupun di seluruh wilayah Indonesia.
2. Meminta kepada pihak pemerintah, melalui Walikota Bogor, Bupati Bogor, Kapolres Bogor, Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, maupun instansi lainnya agar tidak mengijinkan acara Miss World tersebut.
3. Mengajak kepada seluruh umat Islam dimanapun berada khususnya wilayah Jawa Barat agar segera merapatkan barisan untuk menolak dengan tegas acara Miss World tersebut.
4. Menyerukan kepada kaum muslimin dan muslimat khususnya para remaja untuk memperkuat keimanan dengan tetap berpakaian secara sopan dan Islami, yakni dengan menutup aurat secara sempurna demi terwujudnya masyarakat beriman dan religius di Bogor Bersyariah.
5. Apabila penolakan dan permohonan kami tidak diindahkan oleh pemerintah sebagai pelindung dan pelayan rakyat, maka kami akan menggerakkan massa kaum muslimin untuk jihad fi sabilillah untuk mewujudkan penolakan kaum muslimin ini secara nyata terhadap digelarnya acara Miss World tersebut.
Demikian pernyataan ini kami buat untuk ditindak lanjuti bersama. Semoga Allah SWT memberikan kekuasaan kepada orang-orang shaleh dan mencabutnya dari orang-orang kafir dan munafik agar siap dan berani mencegah dan menghentikan setiap kezaliman serta kemaksiatan yang ada, berani menegakkan keadilan, menjamin kesejahteraan, serta mewujudkan masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bogor, 25 Jumadil Awal 1434 H / 6 April 2013
Atas nama umat Islam Bogor, yang terdiri dari:
1. Majelis Ulama Kota Bogor
2. Majelis Ulama Kabupaten Bogor
3. Forum Umat Islam Bogor
4. Keluarga Muslim Bogor
5. Dewan Dakwah Islamiyah Bogor
6. Persis Bogor
7. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Bogor
8. Front Pembela Islam (FPI) Bogor
9. DPD Muhammadiyah Bogor
10. DPD Garis Bogor
11. DPD HASMI Bogor
12. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bogor
13. Bulan Sabit Merah Bogor
14. Fos Armi Bogor
15. IKPM Gontor
16. Khairu Ummah
17. Majelis Abu Hanifah
18. Badan Kerjasama Pondok Pesantren (BKSPPI) Bogor
19. Angkatan Muda Siliwangi Bogor
20. LSM BMDI
21. Forkami
22. Dan ormas/lembaga Islam lainnya.


Surat Pernyataan Sikap Umat Islam Bogor untuk Menolak Acara Miss World 2013 yang telah di tanda tangani bersama

Surat Terbuka Mantan Presenter TVRI Kepada KPI Terkait Muktamar Khilafah

DETIK ISLAMI NEWS - KOMISIONER Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melakukan teguran kepada TVRI terkait tayangan Muktamar Khilafah. KPI menilai TVRI sebagai lembaga penyiaran publik telah mengalami disorientasi kebangsaan dengan menayangkan siaran tunda acara Muktamar HTI pada Kamis pagi (6/6/2013). Namun mantan presenter TVRI, Eka Shanty memiliki pendapat berbeda. Berikut tanggapannya.
Dear KPI,


Kami paham jika ada yang khawatir jika syariah Islam ditegakkan, hanya karena baru melihat tayangan Muktamar Khilafah. Harusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena yang ditawarkan adalah salah satu solusi bagaimana hidup kita damai tidak saling bertentangan, bagaimana kita sejahtera agar kita bisa bekerja dengan tenang, bagaimana adil karena orang miskin semakin banyak yang membantu.
Memikirkan & mendidik orang Islam menjadi Islami adalah bagian penting, karena dengan demikian lebih dari separuh bangsa dunia akan tersadarkan. Kami kira tidak perlu khawatir terhadap Muktamar Khilafah, karena yang diedukasi adalah sesama muslim sendiri agar tercipta perdamaian dan kemaslahatan bagi dunia, Rahmatan Lil Alamin termasuk diantaranya untuk saudara-saudara di KPI yang juga mayoritas Islam.

Berilah ruang yang seimbang antara tayangan negatif dan yang positif, agar pemirsa menjadi pintar memilih karena pemirsa pasti punya hak untuk menentukan yang terbaik untuknya.
Belajarlah untuk mendengar lebih banyak, bukan hanya bertindak cepat namun dangkal dalam pemahaman. Kapankah bangsa ini berisi manusia-manusia berpikir positif atas setiap jengkal masalah?

KPI, kami bangga pada Anda. Harapan besar kualitas anak-anak kami terletak seberapa besar kemampuan KPI menjadi lembaga yang mumpuni memilih dan memilah tayangan terbaik untuk anak kami, anak anda dan anak kita semua.
Belajarlah mendengar, bukan hanya menilai melihat dalam kacamata TV yang dibatasi dengan ukuran per inchi belaka.
Wassalam,
Eka Shanty
mantan presenter TVRI
Social Worker & Konsultan Komunikasi Islami

Habib Rizieq: ‘Tangkap Orang Yang Halangi Tabligh Akbar Peduli Suriah!’

DETIK ISLAMI NEWS - DICATUTNYA nama FPI (Front Pembela Islam) untuk membatalkan acara tabligh Akbar peduli Suriah, membuat pimpinan FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab murka. Lewat pesan singkatnya Habib Rizieq membantah keras organisasi yang dipimpinnya berusaha membatalkan ataupun menghalang-halangi digelarnya acara tabligh akbar peduli Suriah.
“Issue bahwa FPI memboikot atau mengancam untuk menyerang acara Banten Peduli Suriah di Tangerang adalah Fitnah!,” tegas Habib dalam pesan SMS nya.


Lebih lanjut dia menyatakan; “Jika ada pihak yang mengaku FPI mau mengganggu acara, maka tangkap saja dan jebloskan ke penjara. Insya Allah, FPI Tangerang akan ikut membantu acara tersebut.”
Sebelumnya dilaporkan pada Sabtu kemarin (8/6/2013), sekelompok massa termasuk di dalamnya mengaku dari FPI melakukan aksi anarkis di lokasi acara tabligh Akbar peduli Suriah. Massa yang terdiri dari puluhan orang tersebut dengan beringas mencopot seluruh baliho, banner dan pamflet acara. Tidak hanya itu, massa juga melaporkan pihak panitia ke polres setempat dengan alasan acara belum mendapat izin.
Pihak panitia acara sendiri sudah melakukan konfirmasi ke FPI Pusat dan mendapat jawaban bahwa tidak ada instruksi mengerahkan massa untuk menghalang-halangi digelarnya acara tabligh akbar peduli Suriah di Tangerang.

Acara tabligh akbar peduli Suriah di Tangerang merupakan rangkaian Road Show Banten Peduli Suriah. Acara ini merupakan bentuk sosialisasi penderitaan kaum Muslimin yang ada di Suriah akibat kekejaman rezim Syiah Nushairiyah pimpinan presiden Bashar Al-Assad dan sekaligus penggalangan dana untuk disumbangkan ke kaum Muslimin Suriah.